Khasiat Bunga Roselle, KADAR KALSIUM TINGGI, BAIK UNTUK PENDERITA OSTEOPOROSIS
Artikel, Kesehatan, Ndayu, Utama 20.52
Tanaman Roselle ( Hibiscus Sabdarifta L ) merupakan tanaman yang berasal dari India. Orang India biasanya memanfaatkan seratnya dipakai sebagai bahan pembuatan tekstil. Konon katanya, roselle sudah dibudidayakan sejak jaman pendudukan Jepang di Indonesia. Namun pemanfaatannya kala itu belum dikenal luas yaitu terbatas pada kalangan pasukan dan pejabat Jepang. Pada masa kemerdekaan, minuman bunga roselle juga pernah populer yang saat itu lazim disebut dengan nama perambos, rasanya terasa segar, agak asam dan manis kalau ditambah gula.
Tanaman ini termasuk dalam tanaman semusim karena setelah beberapa kali berbunga dan menghasilkan biji, maka akan sampai pada masa tidak produktif yang harus diganti dengan bibit baru Lagi. Menurut Purwanto Mardi S.Sp, koordinator PPL di nDayu Taman Asri, tanaman ini bisa sampai dipetik sampai sebanyak 10 kali. ”Setelah dipetik sebanyak 10 kali, biasanya harus diganti dengan bibit baru” jelasnya.
Roselle dapat tumbuh dengan sangat baik pada dataran rendah dengan penyinaran matahari secara Langsung. Secara umum, tanaman roselle dapat ditanam pada semua jenis tanah, terutama tanah yang kaya akan humus, gembur dan mempunyai drainase baik, dengan pH berkisar antara 6,5-7,5.
Menurut Purwanto, tidak terlalu sulit untuk membudidayakan tanaman ini. Yang pertama yang harus disiapkan adalah penyediaan lahan. Perlakuan yang paling baik untuk tanah adalah dengan mencampur pupuk dasar berupa pupuk kandang, Lahan dilarik dengan jarak antar larik 1,5 m.
Sebelum disemaikan, biji direndam selama satu hari satu malam lalu dipilih yang tenggelam dengan bentuk butiran – butiran yang baik. Biji dapat langsung disemaikan pada lahan persemaian yang sudah diolah dan diairi. Setelah tumbuh maka bisa langsung dipindah ke ke polybag ataupun menunggu cukup besar untuk langsung dipindah ke lahan produksi. Tiap lubang tanam diisi 2-3 biji. Sedangkan untuk penanaman bibit yang telah disemaikan di polybag maka setiap lubang tanam diisi dengan 1-2 bibit.
Pemupukan baik yang dilakukan pada lahan sebelum ditanami dan lahan yang sudah ditanami, sebaiknya dengan menggunakan pupuk kandang. Pelakuan dengan menggunakan pupuk organik ini, efeknya akan lebih baik bila menggunakan pupuk kimia, jelas Purwanto.
Tanaman roselle mulai menghasilkan bunga pada umur 120 hari dan dapat dipanen secara terus-menerus dalam jangka waktu 3 buLan sebelum akhirnya diganti dengan bibit baru. Per batang tanaman roselle dapat menghasilkan 1,5 kg bunga basah. Pemanenan menggunakan gunting untuk memotong tangkai bunga, kemudian diLakukan pemisahan biji. Untuk rendemennya dalam bentuk kering 10% sesudah dijemur di bawah terik matahari selama 3-5 hari, yang akhirnya siap digunakan konsumsi pribadi ataupun dikemas untuk tujuan komersial.
Produksi tanaman roselle dalam keadaan normal setiap hektar mampu menghasilkan 2-3 ton kelopak bunga segar tanpa biji atau setara dengan 200-375 kg kelopak bunga kering. Kandungan gizi kelopak bunga segar tiap 100 gram adaLah sebagai berikut, Protein 1,145 gr, Lemak 2,61 gr, Serat 12 gr, KaLsium 1,263 gr, Fosfor 273.2 mg, Zat besi 8,98 mg, MaLic Acid 3,31 %, Fruktosa 0,82 %, Sukrosa 0,24 %, Karotin 0,029 %, Tiamin 0,117 mg, Niasin 3,765 mg, Vitamin C 244,4 mg.
Untuk mendapatkan 1 teko ukuran sedang minuman roselle sangatlah mudah, caranya 1-3 buah bunga roselle kering maupun basah dimasukkan ke teko ukuran sedang kemudian dituang dengan air panas, akan lebih baik jika menggunakan air mendidih.
Teko selanjutnya ditutup dan dibiarkan beberapa menit sampai air berubah warna menjadi merah. Tentu saja minuman tersebut perlu ditambahkan gula, dan bisa disajikan dalam kondisi hangat maupun dingin. Tidak ada aturan dosis konsumsi karena ini murni alami, jumlah kelopak, ukuran air maupun jumlah gula adalah sesuai selera konsumen. Bunga roselle kering bisa juga dioLah menjadi sirup dengan komposisi 40-50 kelopak bersih berbobot sekitar 15 gram direndam di 1 Liter air seLama 15-30 menit, kemudian direbus selama 30 menit. Air rebusan sari bunga roselle yang berwarna merah tersebut disaring, ditambahkan guLa pasir 130 gram atau sesuai selera dan dimasukkan ke daLam botol, maka jadilah sirup roselle atau perambos.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa kandungan Vitamin C yang terdapat dalam bunga Roselle jauh lebih banyak dibandingkan buah Lainnya. Sebagai contoh, setiap 100 gram bunga Roselle mengandung 244,4 mg Vitamin C, dengan berat yang sama pepaya hanya mengandung 71 mg Vitamin C, beLimbing 25,8 mg, durian 23,3 mg, jeruk manis 49 mg. Roselle juga kaya akan mineral seperti: kalsium, phospor, potasium, dan zat besi yang penting bagi tubuh. Dari 22 asam amino yang dibutuhkan tubuh, 18 diantaranya terdapat di bunga Roselle. Dua diantaranya yaitu Arginine dan Lysine bila bersinergi dengan Glutamic Acid akan merangsang otak untuk menggerakkan hormon tubuh manusia yang membuat tubuh terlihat awet muda. Kelopak bunga Roselle juga mengandung Vitamin B1, B2, Niacin dan Vitamin D.
Secara detail manfaat teh roselle dapat memperlancar peredaran darah, meningkatkan kinerja usus serta dapat berfungsi sebagai tonik karena mengandung Gossypetin Anthocyanin dan glukosa Hubiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic. Bunga rosele ini juga mengandung vitamin C kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.
Untuk penderita osteoporosis, sebaiknya mengkonsumsi minuman rosele ini, karena didalam bunga rosele mengandungan kalsium kadar tinggi yang dapat mengurangi resiko osteoporosis dan membantu pertumbuhan tulang.
Bunga Rosele juga mengandung zat FLavonoid yang berfungsi sebagai antibiotik pembunuh kuman-kuman penyebab penyakit serta penyaring racun dalam tubuh. Manfaat lainnya mempunyai efek anti-hipertensi, anti kram otot, anti infeksi bakteri dan membantu proses pencernaan, mencegah peradangan pada saluran kencing dan pembentukan batu ginjal, memperLambat pertumbuhan jamur atau bakteri yang menyebabkan demam tinggi dan daunnya dapat digunakan sebagai diuretic, penurun suhu dan pereda rasa nyeri.
Tanaman ini dapat anda dapatkan di Taman nDayu Alam Asri. Pengunjung yang datang kesini dapat belajar bagaimana membudidayakan bunga rosele. Pengunjung juga dapat membeli bibit maupun bunga rosela untuk di minum.
Satu kemasan dengan komposisi 30 gram bunga rosele kering, dijual dengan harga Rp. 12.500. Sedangkan untuk bunga rosele basah yang belum dikeringkan, untuk satu kilogramnya dijual Rp. 10.000. Namun, untuk satu kilogram bunga rosele basah bila dikeringkan, kadar airnya akan menyusut sehingga beratnya tingggal sekitar 30 gram, terang Purwanto.
Salah satu orang yang telah merasakan khasiat dari minuman rosele ini adalah Agustina, Staf Bagian Humas Setda Sragen. Sudah sekitar setahun yang lalu, ia rajin mengkonsumsi teh rosele, tiap hari minimal tiga gelas ia habiskan. Sejak ia rajin minum teh rosele, rasa nyeri di tangan yang dideritanya semenjak lima tahun lalu sedikit demi sedikit mulai sembuh. ”Sekarang rasa nyeri di tangan saya telah sembuh, buang air besar saya juga telah lancar sebelumnya selalu mengalami gangguan, sekarang stamina saya juga menjadi lebih baik, tidak mudah terserang penyakit” aku Titin sebutan akrabnya. Ditambahkannya sejak ia minum teh rosele ini, rasa capek yang ia alami setelah pulang kerja sudah tidak ia alami lagi. (N.Hart – Humas)
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :

