Pemkab Sragen Minta Pemerintah Pusat Hapus Tenaga Honorer
Pemerintahan 23.18
Pemkab Sragen meminta pemerintah pusat untuk menghapuskan rekrutmen
tenaga honorer di semua instansi yang ada mulai tahun depan. Pasalnya
sistem tersebut dinilai tidak efektif.
Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman mengatakan, penghapusan sistem itu
harus dimulai dengan pengangkatan secara serentak bagi tenaga honorer
di Bumi Sukowati yang berjumlah 2.000 orang lebih.
“Hentikan sistem yang tak jelas itu. Lebih baik semua diangkat jadi
PNS dan tidak ada lagi honorer,” tegas Agus kepada wartawan saat
meninjau pelaksanaan ujian seleksi CPNS kategori dua (K-2) di SMA Negeri
3 Sragen, Minggu (3/11).
Menurut Agus, sebaiknya pemerintah pusat menggunakan sistem seleksi
ketat untuk PNS. Bukan terus menerus memperbolehkan sistem honorer yang
kemudian diangkat jadi PNS. Dikatakan, saat ini adalah momentum tepat
untuk mengakhiri sistem honorer yang sebenarnya tidak efektif.
“Angkat tenaga PNS sesuai keperluan. Bukan menumpuk-numpuk terus
dengan sistem rekrutmen tenaga honorer. Di Sragen jumlahnya sudah sangat
banyak,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menambahkan,
beberapa tahun ke depan, tenaga honorer menjadi bom waktu. Sudah saatnya
rekrutmen PNS menggunakan sistem yang semestinya, selektif dan ketat
sehingga Pemkab mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Bahkan pihaknya siap secara intens memetakan kebutuhan PNS di lingkungan
Pemkab.
“Kalau seperti seleksi honorer K-2 ke PNS itu, sudah tidak relevan. Masak orang – orang tua disuruh ujian begitu,” kata Tatag.
Sumber : http://www.timlo.net/
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :

